Trip Asahan
Beranda Kuliner 10 Kuliner Khas Surabaya yang Wajib Kamu Coba Saat Liburan

10 Kuliner Khas Surabaya yang Wajib Kamu Coba Saat Liburan

Kuliner Khas Surabaya (Foto: Instagram/tanggalmuda.id/surabayafoodies)

Trip Asahan – Kalau mendengar nama Surabaya, mungkin yang langsung terlintas di pikiran adalah Kota Pahlawan. Padahal, kota terbesar kedua di Indonesia ini juga punya surga kuliner yang siap memanjakan lidah siapa saja.

Mulai dari makanan berkuah yang kaya rempah, hidangan berbahan daging, hingga jajanan legendaris yang sudah eksis puluhan tahun, semuanya bisa kamu temukan di Surabaya. Menariknya lagi, banyak kuliner khas Surabaya yang masih mempertahankan resep turun-temurun sehingga cita rasanya tetap autentik.

Kalau kamu berencana liburan ke Surabaya atau sekadar ingin tahu makanan khas kota ini, berikut adalah 10 kuliner yang wajib masuk daftar incaran.

1. Rawon Setan

Kalau berbicara tentang makanan khas Surabaya, rasanya kurang lengkap kalau belum menyebut Rawon.

Rawon adalah sup daging sapi dengan kuah hitam pekat yang berasal dari bumbu keluak. Meski warnanya gelap, rasa kuahnya justru sangat kaya, gurih, sedikit manis, dan penuh aroma rempah.

Potongan daging sapinya biasanya empuk karena dimasak dalam waktu lama. Rawon semakin nikmat disantap bersama nasi putih hangat, tauge pendek, telur asin, sambal, dan kerupuk udang.

Salah satu tempat yang paling terkenal adalah Rawon Setan Embong Malang. Warung legendaris ini sudah menjadi destinasi kuliner favorit warga lokal maupun wisatawan.

  • Kisaran Harga: Rp35.000–Rp60.000 per porsi.
  • Lokasi Rekomendasi: Rawon Setan Embong Malang, Jalan Embong Malang, Surabaya.

2. Rujak Cingur

Kalau kamu suka mencoba makanan yang berbeda, Rujak Cingur wajib dicicipi.

“Cingur” sendiri berarti moncong sapi yang direbus hingga empuk. Bahan ini kemudian dipadukan dengan irisan lontong, tahu, tempe, kangkung, tauge, mentimun, nanas, kedondong, dan disiram saus petis yang diulek bersama kacang tanah, cabai, gula merah, serta pisang batu.

Perpaduan rasa gurih, manis, pedas, dan sedikit aroma khas petis membuat makanan ini sulit ditemukan tandingannya di daerah lain.

Salah satu tempat favorit adalah Rujak Cingur Ahmad Jais yang sudah dikenal sejak lama karena cita rasanya yang konsisten.

  • Kisaran Harga: Rp30.000–Rp50.000.
  • Lokasi Rekomendasi: Rujak Cingur Ahmad Jais, Surabaya.

3. Lontong Balap

Jangan terkecoh dengan namanya. Lontong Balap sama sekali bukan makanan yang “berlari”.

Konon, nama tersebut berasal dari kebiasaan para penjual zaman dahulu yang berjalan cepat atau “balapan” saat menjajakan dagangannya.

Isi satu porsi Lontong Balap cukup sederhana, yaitu lontong, tauge, lentho (gorengan berbahan kacang tolo), tahu goreng, kuah gurih, serta sambal.

Biasanya makanan ini disajikan bersama sate kerang yang membuat rasanya semakin lengkap.

Kalau ingin mencoba yang legendaris, kamu bisa mampir ke Lontong Balap Garuda Pak Gendut.

  • Kisaran Harga: Rp20.000–Rp35.000.
  • Lokasi Rekomendasi: Lontong Balap Garuda Pak Gendut, Jalan Kranggan, Surabaya.

4. Sate Klopo

Kalau biasanya sate dibakar begitu saja, Surabaya punya versi yang sedikit berbeda.

Sebelum dibakar, daging sapi atau ayam dibaluri parutan kelapa berbumbu. Saat dibakar, kelapa tersebut menghasilkan aroma harum sekaligus tekstur yang sedikit renyah.

Hasilnya adalah sate dengan rasa gurih yang lebih kaya dibanding sate pada umumnya.

Tempat yang paling terkenal adalah Sate Klopo Ondomohen Bu Asih, salah satu kuliner legendaris yang sudah berdiri selama puluhan tahun.

  • Kisaran Harga: Rp35.000–Rp60.000.
  • Lokasi Rekomendasi: Jalan Walikota Mustajab, Surabaya.

5. Tahu Tek

Tahu Tek menjadi bukti bahwa makanan sederhana juga bisa memiliki cita rasa luar biasa.

Satu porsi Tahu Tek biasanya berisi tahu goreng, lontong, kentang, tauge, telur, dan kerupuk, lalu disiram saus petis yang dicampur kacang tanah.

Nama “tek” berasal dari bunyi gunting yang digunakan penjual saat memotong tahu.

Tek… tek… tek…

Suara itulah yang akhirnya menjadi identitas makanan khas Surabaya ini.

  • Kisaran Harga: Rp18.000–Rp30.000.
  • Tempat Rekomendasi: Tahu Tek Pak Jayen dan berbagai warung kaki lima di kawasan Surabaya.

6. Semanggi Surabaya

Kalau ingin mencoba makanan khas yang mulai sulit ditemukan, Semanggi Surabaya adalah jawabannya.

Hidangan ini menggunakan daun semanggi kukus yang disajikan bersama kecambah, ubi rebus, dan kerupuk puli.

Yang membuatnya spesial adalah sausnya yang terbuat dari ubi jalar, kacang tanah, gula merah, serta bumbu rempah.

Rasanya manis, gurih, dan sedikit pedas.

Saat ini, penjual semanggi memang tidak sebanyak dulu. Kamu masih bisa menemukannya di beberapa sentra kuliner tradisional atau taman kota tertentu.

  • Kisaran Harga: Rp15.000–Rp25.000.
  • Lokasi Rekomendasi: Sentra kuliner tradisional dan kawasan Taman Bungkul (tergantung hari dan penjual yang berjualan).

7. Bebek Goreng Surabaya

Surabaya juga terkenal dengan olahan bebek gorengnya.

Daging bebek dimasak menggunakan aneka rempah hingga bumbunya meresap, kemudian digoreng sampai kulitnya renyah.

Yang membuatnya semakin nikmat adalah sambal pencit atau sambal mangga muda yang segar dan pedas.

Beberapa rumah makan bebek di Surabaya bahkan sudah memiliki pelanggan setia dari luar kota.

  • Kisaran Harga: Rp35.000–Rp70.000.
  • Lokasi Rekomendasi: Bebek Tugu Pahlawan, Bebek Palupi, atau rumah makan bebek populer lainnya di Surabaya.

8. Lontong Kupang

Mungkin tidak semua orang berani mencoba Lontong Kupang, tetapi bagi pencinta kuliner tradisional, makanan ini layak dicicipi.

Kupang adalah sejenis kerang kecil yang dimasak bersama kuah gurih, lalu disajikan dengan lontong, lentho, dan sambal.

Sebagian penikmat bahkan menambahkan perasan jeruk nipis agar rasanya semakin segar.

Kuliner ini cukup sulit ditemukan di kota lain sehingga menjadi salah satu makanan khas Surabaya yang unik.

  • Kisaran Harga: Rp20.000–Rp35.000.
  • Lokasi Rekomendasi: Sentra Lontong Kupang di kawasan Wonokromo dan beberapa warung tradisional di Surabaya.

9. Pecel Semanggi dan Pecel Surabaya

Selain Semanggi Surabaya, kamu juga wajib mencoba pecel khas kota ini.

Berbeda dengan pecel dari daerah lain, bumbu kacangnya cenderung memiliki cita rasa yang lebih kuat dan gurih.

Isian sayurnya juga cukup lengkap, mulai dari bayam, kacang panjang, tauge, hingga daun singkong.

Biasanya pecel disajikan bersama rempeyek atau tempe goreng sehingga makin mengenyangkan.

  • Kisaran Harga: Rp15.000–Rp30.000.
  • Lokasi Rekomendasi: Pasar tradisional, sentra kuliner pagi, dan berbagai warung pecel di Surabaya.

10. Soto Ayam Ambengan

Meski banyak daerah memiliki soto ayam, Surabaya punya versi yang sangat terkenal, yaitu Soto Ayam Ambengan.

Kuah kuningnya kaya rempah dengan tambahan koya gurih yang berasal dari kerupuk udang dan bawang putih. Taburan koya inilah yang menjadi ciri khas Soto Ambengan dan membuat kuahnya terasa lebih kental serta gurih.

Isiannya terdiri dari suwiran ayam, bihun, telur rebus, seledri, dan bawang goreng. Disantap saat masih panas dengan perasan jeruk nipis dan sambal, rasanya benar-benar bikin ketagihan.

Salah satu tempat yang paling populer adalah Soto Ayam Ambengan Pak Sadi, yang namanya bahkan dikenal hingga luar Surabaya.

  • Kisaran Harga: Rp30.000–Rp50.000.
  • Lokasi Rekomendasi: Soto Ayam Ambengan Pak Sadi, Jalan Ambengan, Surabaya.

Tips Wisata Kuliner di Surabaya

Supaya pengalaman kulinermu makin seru, ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan:

  • Datang lebih awal ke warung legendaris karena beberapa tempat sudah ramai sejak pagi.
  • Siapkan uang tunai, terutama jika makan di warung tradisional yang belum menerima pembayaran non-tunai.
  • Jangan ragu bertanya tingkat kepedasan sebelum memesan jika kamu tidak terlalu suka makanan pedas.
  • Datangi sentra kuliner malam untuk menikmati lebih banyak pilihan makanan dalam satu lokasi.

Oleh-Oleh Khas Surabaya yang Bisa Kamu Bawa Pulang

Selain menikmati makanan langsung di tempat, jangan lupa membawa oleh-oleh khas Surabaya untuk keluarga atau teman di rumah.

Beberapa pilihan yang populer antara lain:

  • Sambal petis.
  • Kerupuk udang.
  • Almond crispy.
  • Spikoe Resep Kuno.
  • Bandeng asap.
  • Aneka olahan seafood kering.

Produk-produk tersebut mudah ditemukan di toko oleh-oleh maupun pusat perbelanjaan di Surabaya.

Kesimpulan

Surabaya bukan hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga sebagai salah satu destinasi kuliner terbaik di Indonesia. Mulai dari Rawon, Rujak Cingur, Lontong Balap, Sate Klopo, Tahu Tek, Semanggi Surabaya, Bebek Goreng, Lontong Kupang, Pecel Surabaya, hingga Soto Ayam Ambengan, setiap hidangan menawarkan cita rasa yang khas dan sulit dilupakan.

Kalau kamu berkesempatan mengunjungi Surabaya, jangan hanya mampir ke tempat wisata. Luangkan waktu untuk menjelajahi kulinernya, karena sering kali cara terbaik mengenal sebuah kota adalah melalui makanan yang disajikan. Siapa tahu, setelah mencicipinya, kamu justru punya alasan baru untuk kembali lagi ke Kota Pahlawan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan