Advertorial

Laviaji, Alumni UPI yang Menginisiasi EYClub untuk Memperluas Akses Belajar Bahasa Inggris bagi Anak-Anak di Desa Kadipaten, Majalengka

Laviaji, Alumni UPI yang Menginisiasi EYClub untuk Memperluas Akses Belajar Bahasa Inggris bagi Anak-Anak di Desa Kadipaten, Majalengka

TRIP ASAHAN – Berangkat dari latar belakang pendidikan teknologi dan pengalaman mengajar di sekolah swasta di Bandung, Laviaji mengembangkan inisiatif sosial melalui EYClub (English and You), sebuah program kursus bahasa Inggris gratis bagi anak-anak di Desa Kadipaten, Majalengka, Jawa Barat.

Pendidikan merupakan salah satu bekal penting bagi anak-anak untuk menghadapi tantangan masa depan. Namun, kesempatan untuk memperoleh pendidikan tambahan, termasuk pembelajaran bahasa Inggris, belum tentu dapat diakses secara merata oleh setiap anak. Berangkat dari perhatian terhadap kondisi tersebut, Laviaji menginisiasi EYClub (English and You), sebuah program pembelajaran bahasa Inggris gratis yang ditujukan bagi anak-anak di Desa Kadipaten, Majalengka.

Laviaji merupakan lulusan S1 Teknologi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Latar belakang akademiknya serta pengalaman mengajar di tingkat sekolah dasar di Sequoia School Bandung dan Pribadi Bilingual School Bandung menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk ketertarikannya terhadap dunia pendidikan.

Melalui pengalaman tersebut, ia melihat pentingnya membangun lingkungan belajar yang mendukung perkembangan anak. Pendidikan, menurut semangat yang dibawa melalui inisiatifnya, tidak hanya berkaitan dengan materi pelajaran di ruang kelas, tetapi juga dengan kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

EYClub: Inisiatif Sosial untuk Anak-Anak di Desa

EYClub, singkatan dari English and You, dikembangkan sebagai inisiatif pembelajaran bahasa Inggris gratis bagi anak-anak di Desa Kadipaten, Majalengka. Program ini berangkat dari kepedulian terhadap anak-anak di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap kursus atau fasilitas pembelajaran tambahan.

Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan yang dapat membuka akses terhadap pengetahuan dan berbagai peluang di masa depan. Akan tetapi, tidak semua keluarga memiliki kesempatan yang sama untuk membiayai kursus tambahan bagi anak-anak mereka.

Melalui EYClub, Laviaji ingin turut menghadirkan kesempatan belajar yang lebih inklusif. Inisiatif ini mencerminkan upaya untuk membawa pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya agar dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Bagi anak-anak, kesempatan belajar dalam lingkungan yang mendukung dapat menjadi langkah awal untuk membangun rasa ingin tahu, keberanian mencoba hal baru, serta keyakinan bahwa mereka juga memiliki kesempatan untuk berkembang.

EYClub juga merepresentasikan gagasan bahwa kontribusi terhadap pendidikan tidak selalu harus dimulai dari lembaga besar. Inisiatif yang berangkat dari kepedulian individu dan dijalankan sesuai kemampuan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas akses belajar di masyarakat.

Dari Pengalaman Mengajar Menuju Kontribusi Sosial

Pengalaman Laviaji di lingkungan pendidikan menjadi salah satu latar belakang yang relevan dalam pengembangan program ini. Dengan bekal pendidikan S1 Kurikulum dan Teknologi dari UPI Bandung dan pengalaman mengajar di beberapa sekolah Swasta ternama di Jakarta, Tanggerang dan Bandung, ia membawa perspektif pendidikan ke dalam inisiatif yang ditujukan bagi anak-anak di lingkungan desa.

Perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana pengalaman profesional dapat menjadi bekal untuk berkontribusi di luar lingkungan kerja formal. Bagi Laviaji, kepedulian terhadap pendidikan dapat diwujudkan melalui langkah nyata yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui EYClub, ia berupaya mengambil bagian dalam menciptakan kesempatan belajar tambahan bagi anak-anak, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap kursus bahasa Inggris.

Inisiatif ini sekaligus menempatkan pendidikan sebagai ruang untuk berbagi. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh seseorang dapat memiliki nilai lebih ketika digunakan untuk membantu orang lain memperoleh kesempatan berkembang.

Mendorong Semangat Berbagi dan Pemberdayaan

Selain berkaitan dengan pendidikan, perjalanan Laviaji juga berkembang melalui aktivitasnya sebagai kreator konten digital. Dengan identitas publik Lavia atau Bu Aji, ia membangun audiens di media sosial dan mengembangkan perhatian terhadap edukasi perempuan serta komunitas yang membawa semangat saling mendukung.

Di tengah perkembangan media sosial yang sering kali berfokus pada popularitas dan pencapaian pribadi, inisiatif seperti EYClub dapat menjadi bagian dari narasi yang lebih luas mengenai penggunaan pengetahuan, pengalaman, dan jangkauan publik untuk mendukung kegiatan sosial.

Meski bergerak melalui ruang yang berbeda, pendidikan anak dan pemberdayaan perempuan memiliki titik temu dalam gagasan tentang kesempatan untuk bertumbuh. Keduanya menempatkan akses terhadap pengetahuan, dukungan lingkungan, dan pengembangan potensi sebagai bagian penting dari proses membangun masa depan.

Bagi Laviaji, EYClub menjadi salah satu wujud inisiatif yang ingin ia kembangkan dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Keberlanjutan program dan perkembangannya ke depan akan menjadi bagian penting dalam melihat bagaimana gagasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi anak-anak di Desa Kadipaten.

Melalui langkah ini, Laviaji membawa pesan bahwa kontribusi sosial dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan semangat berbagi pengetahuan dan membuka kesempatan belajar, ia berupaya mengambil bagian dalam mendukung pendidikan anak-anak di daerah serta mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di masyarakat.

GALERI FOTO

Tinggalkan komentar